Sabtu, 03 Desember 2022

Birrul Walidain

Kiri ke kanan (adik- ibu- aku)


Hangatnya mentari pagi semakin menambah semangat. Akhir pekan tiba dengan rutinitas padat. Saatnya belanja bahan masak ke pasar.  "Apa menu hari ini ya? Tanyaku sendiri." Biasanya masak dengan menu sederhana yang beli di penjual sayur dekat rumah. Khusus hari Sabtu, pasti aku masak lebih banyak. Meskipun bukan koki profesional, tetap menyajikan makanan enak untuk orang spesial. Siapa lagi kalau bukan ibuku yang tinggal di Surabaya karena merantau bekerja.

Jalanan penuh dengan kendaraan yang berbaris rapi, meramaikan malam Minggu. Aku memilih untuk birrul walidain, silaturrahim kepada orang tua. Tidak lupa membawa buah anggur, dan kelengkeng. Ada juga hasil masakan berupa tongkol suwir, dan tumis sayur tiga warna (kacang panjang, bunga kol, dan wortel). Ibuku memang suka makan buah dan sayur banyak warna karena gizinya lebih lengkap.  

Sesampai disana, perbincangan antara anak dan orang tua sampai larut malam. Bahkan kadang tidak berasa sampai ganti hari. Maklum karena pertemuan yang hanya seminggu sekali. Melepas rindu dengan berbagi kabar suka atau duka. Aku tetaplah putri sulungnya yang seperti dulu, meski sudah menikah. Hanya sekarang beda tempat tinggal karena aku ikut suami di Sidoarjo. Begitu juga adikku tinggal di Madura karena sekolah disana. Sedih rasanya kalau nanti harus pindah kota lagi. Kehidupanku merantau sejak SMA membuat jauh dari orang tua. Aku tidak ingin jauh lagi secara fisik, meski bisa dekat dengan doa. 

#ChallengeKMI

#PentigrafRasaHariIni

Tidak ada komentar:

Posting Komentar