Selasa, 18 September 2018

Graduation

Alhamdulillah wa BarokAllah buat seluruh kawan2 atas gelar yang jadi tambahan nama di belakang. Ada yg berbeda pada momen wisuda tahun ini. Kini tiba angkatanku wisuda, tapi diriku masih berjuang. Diriku masih tetap bersyukur diberi kesempatan belajar lebih. Bukan belajar mata kuliah, tapi pelajaran soft skill kudapatkan. Banyak faktor yang menghambat kelulusan, tapi kupasrahkan saja sama Allah bahwa ini semua adalah rencana Allah yg terindah. We have to always positive thinking. Kita gak pernah tau kejutan apa yang disimpan oleh Allah di masa depan nanti. Boleh saja teman lulus duluan, tapi bisa jadi lama penggangguran. Eittsss....Na'udzubillah semoga para Sarjana/Master/Doktor diberikan kemudahan dalam mengaplikasikan ilmunya. 
Tiap kejadian ada hal yang dibanggakan. Alhamdulillah...Aku merasa bangga karena dibimbing oleh kedua dosbing yang luar biasa. Dosen pembimbing 1 adalah pejuang Doktor saat aku lagi ngedraft usulan sampai skripsi. Alhamdulillah saat ini sudah sah menjadi seorang Doktor lulusan UGM. Sedangkan dosbing 2 adalah seorang rektor yang sering dinas di luar kota. Jadi bisa bayangin kan ??? Aku harus sabar menunggu koreksian yang lama dari kedua dosbing. Bahkan sempat draft skripsi gak dikoreksi, tiba-tiba gak ada di meja kerjanya. Wkwkkw
Bagiku yang paling bersyukur adalah hikmah yang aku dapatkan yakni kesabaran dan kegigihan. Dosbing 1 aku selalu mengerti tentang diriku yg ingin lulus segera. Meski kesibukannya sering bolak balik Purwokerto-Yogyakarta, tapi selalu ada waktu buat membimbing dari A-Z. Dosbing 2 yang jadi rektor juga selalu mengajarkan kesabaran, harus sabar menunggu waktu antrean dipanggil sekretarisnya saat bertemu. Apabila ada tamu penting, pasti didahulukan untuk bertemu daripada diriku yg hanya mahasiswa biasa. Yups...aku ga boleh egois krn punya dosbing yang dibutuhkan orang banyak. Jadi harus saling berbagi waktu dengan orang lain. Kabar baiknya beliau juga sudah bersedia beri surat rekomendasi untuk kerja atau beasiswa lanjut studi. Asyikkkk.....lumayan banget dapat surat rekomendasi dari rektor loh. Hehehe

Buat para wisudawan/wisudawati, dunia nyata baru akan dimulai. Tambahan gelar di belakang nama kalian adalah amanah. Silahkan pilih jalan hidup sesuai keinginan, entah bekerja pada pemerintah atau mengaplikasikan ilmu di rumah. Jangan pura-pura amnesia pada gelar karena itu harus dipertanggungjawabkan. (Self Reminder).
Don't be sad...
Rencana Allah lebih indah
Kita gak lulus tepat waktu bukan krn bodoh, tapi melaksanakan drama hidup yang lebih panjang. Maklum kan kita aktor/artis yang disutradarai oleh Allah. Pokoknya Hamasah (Semangat) :)  

Minggu, 16 September 2018

My Research

Penelitianku yang berjudul "Analisis Pertumbuhan dan Hasil Dari Tiga Varietas Jagung (Zea mays L. ) Pada Tiga Variasi Pemupukan".
Latar belakang: Jagung termasuk makanan pokok kedua setelah Padi di Indonesia. Kebutuhannya sangat dibutuhkan untuk pakan ternak maupun industri juga. Hal yang paling mendorong saya adalah, saat ini Indonesia mengekspor jagung ke negara lain dengan jumlah yang semakin meningkat. Maka bisa menambah devisa negara. Pertumbuhan dan hasil panen dari suatu tanaman sangat dipengaruhi oleh pemupukan karena sebagai nutrisi tanaman. Saat ini banyak sekali penggunaan pupuk anorganik yang makin kama akan merusak tanah secara fisik, kimia atau biologi. Oleh karena itu, untuk memperbaiki kondisi tanah dengan cara penggunaan pupuk organik. Pupuk yang saya gunakan adalah NPK majemuk dan kotoran ayam. Selain faktor pemupukan adalah penggunaan varietas unggul untuk ememperbaiki pertumbuhan dan meningkatkan hasil panen tanaman. Varietas yang saya gunakan adalah Bisi 2, NK 7328 dan Pertiwi 6. Alasanya karena ketiga varietas tersebut ada yang berpotensi menghasilkan tongkol 2 dan memiliki rata-rata hasil 10 ton/ha. Diharapkan dengan penggunaan kombinasi pupuk anorganik dan organik serta penggunaan varietas unggul dapat meningkatkan hasil panen dari jagung.