Jumat, 25 November 2022

Berani Menikah Muda dan Beda Status




1. Alasan Menikah Muda 

Kala itu usiaku menuju 23 tahun 
Pada Juni mendatang
Sedangkan dia menuju angka 27
Pada Oktober mendatang.

Usia yang terpaut 4 tahun 
Ah...tidak penting usianya
Terpenting cara berfikirnya.

Ada yang masih muda
Berfikir layaknya orang dewasa
Begitu sebaliknya yang tua
Berfikirnya masih labil seperti anak kecil.

Sejatinya bukan faktor usia 
Menjadi patokan menikah
Kesiapanlah yang menjadi alasan utama
Siap menjalani lika liku rumah tangga.

Keputusan menikah usia muda tidaklah mudah
Namun juga tidak terlalu sulit
Ikutilah sekolah pranikah
Sebagai bekal ilmu di sekolah nikah dunia nyata.

Banyak yang bertanya kenapa memilih menikah muda ? 
Lantas saya jawab karena mengikuti sunnah Rasulullah dan beribadah 
Lillahi Ta'ala
Bersama pasangan halal
Menuju surga-NYA.

Menikah itu menyempurnakan separuh agama
Menghindari maksiat semakin merajalela
Memerangi godaan syaitan 
Untuk melawan syahwat yang tidak semestinya.

Hai para pria
Tegaslah bersikap
Jangan jadikan wanita hanya permainan
Beri keputusan pasti, pilih lepaskan atau halalkan.

Hai para wanita
Jangan tertipu janji manis pria
Dirimu lebih manis 
Tak pantas menerima kenyataan pahit.

Kalau kalian menunggu siap materi
Sampai matipun tidak akan menikah
Sifat manusiawi tidak pernah puas
Percayalah menikah menyatukan dua rezeki manusia.

Menikah itu tidak sulit
Yang menyulitkan manusia sendiri
Terlalu banyak kriteria standar
Hingga lupa manusia tidak ada yang sempurna.

Jodoh adalah cerminan diri
Perbaiki diri jika ingin mendapat jodoh terbaik
Bukan malah menyulitkan mahar
Hingga memundurkan niat pria untuk meminang lantaran mahal.

Mahar yang saya minta cincin emas 
2 gr, seperangkat alat shalat dan shalawat nabi 100x
Cincin menjadi simbol pengikat hubungan
Seperangkat alat shalat menjadi pengingat untuk selalu beribadah kepada Allah
Shalawat menjadi dzikir yang selalu dilantunkan untuk meneladani Rasulullah.

Pesan untuk para jomlo, cukup pilihlah yang seiman dan bertanggung jawab
Pria mampu menjadi imam
Wanita tunduk menjadi makmum 
Membangun keluarga Sakinah Mawaddah Warahmah.

2. Menikah Beda Status

Ada istilah selain pernikahan dini
Ada juga istilah pernikahan beda status
Ada si kaya bersanding dengan si miskin
Ada si konglomerat bersanding dengan keluarga melarat.

Hal itu juga terjadi pada saya
Memang saya dan pasangan berasal dari keluarga yang sama-sama sederhana
Namun profesi kita berbeda
Saya masih seorang mahasiswi yang melanjutkan pascasarjana (S2), sedangkan suami saya sudah bekerja.

Alhamdulillah keluarga saya masih lengkap
Sedangkan suami saya adalah anak yatim piatu
Saya yang masih manja minta apapun sama orang tua
Dia sudah mandiri untuk bertahan hidup.

Memang strata pendidikan saya lebih tinggi daripada suami
Lantas bukan berarti saya langsung berubah posisi menjadi pemimpin keluarga
Kodrat wanita tetap sebagai makmum
Karena kaum hawa tercipta setelah kaum adam

Kalian tidak perlu takut menikah beda status
Tidak ada perbedaan di mata Allah
Semuanya sama tanpa ada diskriminasi
Tenang saja, Tuhan tidak korupsi kok.

Salam cinta dari istri bahagia❣

Tidak ada komentar:

Posting Komentar